Tidak ada

Secangkir kopi hitam dan pekat, akhirnya aku tahu mengapa kamu begitu menyenanginya
Melihat pekatnya seolah mengintip ke ceruk refleksi diri yang di begitu dalam, begitu gulita
Harumnya indah mewangi dengan intensitas yang pas, getir nya menyeimbangkan sensasi rasa asam,fruity,panjen, manis, dan bau ketanahan.

Mengapa sastra dan kopi seringkali beriringan, padahal yang satu adalah remah-remah hitam biji buah yang digosongkan
Sedangkan yang satu.. entahlah mungkin remah-remah hasil perdebatan semalam, seminggu atau seumur hidup, yang gosongnya tak merata
Mereka barang jadi satu kala kepala ini suntuk dan ingin menuangkan kopi ke cangkir untuk diminum, dan ide dari kepala bisa dituang ke kertas untuk disesap

Hari ini aku tertampar oleh biduk kata-kata,

“Pekerjaanmu adalah sebuah keajaiban yang bisa didapatkan oleh wanita muda professional yang mengandung banyak keberuntungan.

Menghasilkan dan menopang kehidupaan sambil mengitari dunia, menapakkan langkah-langkah kecilmu di tanah-tanah nun jauh di mata, melalui kapal yang membawamu berjam-jam terbang, mecicipi beragam makanan yang kadang asin dan kadang hambar, bertemu orang-orang jauh rupa dari keluarga, dan serentet keberuntungan lain.

Posisi strategis sepertimu biasanya hanya ditempati oleh sanak family pemilik usaha, bukan nona muda sarjana lulusan dua tahun lalu yang bahkan sesaat lupa cita-cita terdalam hidup.

Dan kamu di sini, bercerita menderu-deru menumpahkan isi hati

Mengeluhkan betapa batin bak teriris dan tersiram jeruk nipisTakluk atas nama cinta

Betekuk lutut dan remuk redam atas satu kehilangan satu orang, yang katamu mematahkan hatimu.

You are young, and there is much ahead of you.
You’re so genuine for being this vulnerable, for being at the lowest point of your life, and you’ll do much better after storm passes.”

In the flow

We spent fourteen good hours yesterday, talking, dancing, and hugging, and I crave for more. It felt unnatural to see him walk out the door and kiss me goodbye.

swinging - whimsical

Everything related to him must be done with extra cautions. His presence has turned me into a porcelain doll-fragile, breakable, and too fussy to be carried. Before that, I never knew such a text could consume so much energy. He had appeared in my night sky like a little dwarf, a star feeble in light but so dense that I was sucked into gravity field where my normal self was either shattered or flattened. Within his orbit I was nothing but flat noodle. It was so hard to breathe. So hard to get out.

I realized that with him, I am constantly swaying from one side to another. To let him go and give up, and to make it work, like deep down I know I have been loving this man for years and I know for sure he does the same too.

Some stupid philosopher kept telling us to go with the flow, to drift with the river of life. I hate to see him briefly. It is not worth the piercing sensation in the chest he left me for weeks that I have to muster extra energy to function properly. And I miss him so bad, so badly that my tears coming out of nowhere.

All these emptiness.

And again, life sways me from one side to another.

From Recoverso – Dee Lestari

 

 

Dari Rumi

Alam bermain teka-teki dalam diam
Mengajak serta dalam lomba mengejar kehidupan
Mengajarkan bagaimana membaca peta mengenai kemana kemudi harus diarahkan dan kapan layar harus dibentangkan
Satu hal yang pasti, bulatnya bumi menjadikan perjalanan tanpa panduan adalah permainan tanpa garis akhir

Matahari dan ketulusannya yang melakukan reaksi fusi tanpa batas
Malam dan kepekatannya yang menutupi buruk rupa masa lalu
Sungai dan konsistensinya yang memberi nafas pada apapun yang dilaluinya
Kematian dan kesenyapannya yang memadamkan amarah
Bumi dan kesederhanaannya yang mau memberi segala-galanya dan menerima apapun yang kembali padanya

Tak perlu tanda tanya diantaranya, karena kesemuanya begitu jelas

Bintang

Pada gemintang kugantungkan impianku jauh-jauh di langit yang bahkan tak bisa kugapai dengan tangga bambu

Kubiarkan cemerlang menemani saat hariku gelap, kujadikannya petunjuk arah yang seirama dengan kompas perjalananku

Langit malam menjadikannya keagungan rupawan nan elok yang menjulurkan tangan menarikkku untuk menempuh dimensi waktu

Ia, yang kutitipkan pada bintang malam kelak akan membawaku bereaksi fusi tanpa batas

Kukatakan pada angin, gemuruh, dan badai, “biar kalian mengamuk, benderangku tak akan pernah surut, ia mahligai terindahku yang kutuju dalam menyelami palung terdalam dan gunung tertinggi di fana ini.”

17; January week

Dia pekat dan dia lekat

Menjalar dalam ranum batang kehidupan

Kegilaan ini adalah hal konyol yang datang dengan mudah karena kamu membiarkannya masuk

Meracap dan menancap

Kata-katanya silih berganti dalam bingkai semesta pemikiranmu

Membolak-balik dan menghuyung-huyungkan pendirianmu yang ingin lari kocar-kacir dari tempurung

Dan di satu saat kamu berhenti

Entah satu hari lagi atau seribu tahun lagi

Saat nadi pusara ambisi diam tak mengejar

Saat menerima seutuhnya diterima

Katamu, everyone run on their pace

Mayflies

 

There is something beautiful to find pieces of happiness in the broken glass

To listen new  Ben’s Mayflies song during tough day at work

And to unwind the day by seeing kiss emoticon you sent me

 

I always wonder what did your parents do to raise such a wonderful son like you

For someone who possess the ability to bloom my heart at the fullest

For someone who finds me when I was invisible with such humility and sincerity